Tanaman Subur dengan Ampas Kopi, Begini Caranya

Jakarta – Bubuk ampas kopi sering kali terabaikan begitu saja setelah kopinya diminum. Jangan dibuang, ampas bubuk kopi dapat dimanfaatkan menjadi beberapa hal bermanfaat. Salah satunya memanfaatkan untuk berkebun.

Dilansir dari houseofbeautiful, bubuk kopi dapat menghasilkan keajaiban pada tanaman, bunga, dan tumpukan kompos. Coffee Direct mengungkapkan cara memberikan kesegaran pada taman dengan hanya menggunakan bubuk kopi.

Jika digunakan dengan benar, kopi dapat menjadi tambahan yang bagus untuk tanaman luar ruangan, terutama dalam hal menangkal serangga yang mengganggu dan membuat mulsa. Berikut yang dapat dimanfaatkan dari ampas kopi untuk tanaman.

Buat pupuk lepas lambat
Bubuk kopi bisa menjadi pupuk yang bagus karena mengandung beberapa nutrisi penting yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman. Wortel, azalea, dan mawar, semuanya mendapat manfaat dari tanah, jadi cukup taburkan langsung ke tanah. Lewis Spencer, pakar kopi di Coffee Direct, mengatakan bubuk kopi menambah bahan organik ke tanah, membantu retensi air, aerasi, dan drainase. Kopi encer yang tersisa dapat membuat pupuk tanaman cair juga. Campurkan dua cangkir bubuk kopi yang diseduh dengan lima galon air dalam ember dan diamkan semalaman.

Makanan cacing
Cacing suka bubuk kopi. Karena mereka tidak memiliki gigi, kopi memberikan zat berpasir di usus yang membantu mereka mengunyah makanan. Jika Anda membuat pupuk vermikomposting, pertimbangkan untuk menambahkan secangkir bubuk kopi per minggu serta filter kertas. Cacing mungkin menyukai hal-hal itu tetapi berhati-hatilah pada takarannya. Tambahkan sedikit kopi setiap hari untuk mencegah mereka menjadi tidak sehat.

Mencegah keong dan siput
Kopi adalah obat rumahan yang sangat baik untuk secara alami menjauhkan siput dan keong yang mengganggu tanaman. Untuk melakukan ini, cukup sebarkan ampas kopi pada tanah di sekitar tanaman. Meskipun tidak membahayakan, binatang tersebut permukaannya kasar sehingga akan membuat tanaman tidak tumbuh subur.

Tambahkan ke kompos
Bubuk kopi adalah sumber nitrogen yang sangat baik untuk pengomposan. Jadi, pastikan untuk menambahkannya di tumpukan kompos. Kelembaban adalah bagian penting dari proses pengomposan dan bisa didapatkan dari sisa kopi hitam. Kompos yang baik mengandung campuran bahan coklat dan hijau. Bahan coklat seperti daun kering, serbuk gergaji, dan koran membawa karbon ke dalam campuran. Bahan hijau seperti daun teh dan potongan rumput menawarkan nitrogen dan protein. Aturan praktisnya adalah memiliki rasio 4:1 dari bahan kompos coklat dan hijau. Ampas kopi termasuk dalam kategori hijau yang berarti kaya nitrogen sekitar 1,45 persen.

Mulsa
Mulsa merupakan material penutup tanaman yang umumnya digunakan untuk mempertahankan kelembapan di dalam tanah. Dengan menggunakan mulsa dapat membantu menjaga taman terlihat rapi. Cukup campur ampas kopi dengan cetakan daun untuk membuat mulsa. Menurut Coffee Direct, kombinasi tersebut akan mengurangi risiko terbentuknya gumpalan yang bisa menjadi penghalang air dan menekan pertumbuhan tanaman. Lewis menyarankan karena tanaman bisa sensitif terhadap kafein, hindari membuat lapisan tebal. Gunakan campuran ukuran partikel untuk meningkatkan struktur yang baik.

 

sumber: https://gaya.tempo.co/read/1452452/tanaman-subur-dengan-ampas-kopi-begini-caranya/full&view=ok